
Jakarta 25 - 29 November 2009, KAWAN Event menangani peluncuran perdana city car terbaru dari Mazda... The all new Mazda 2. Di level harga 170-200an juta, Mazda 2 ini akan bertempur dengan Honda Jazz, Toyota Yaris, Suzuki Swift, Hyundai i20, dan masih banyak lagi. Dari segi dimensi, sedan hatchback ini tidak jauh berbeda dengan rivalnya, begitu pun dari sisi mesin sama-sama 1500cc. Yang membuatnya beda adalah desainnya yang sangat stylish, tapi tetap terkesan sporty khas Mazda.

Dalam acara launching ini, KAWAN Event menangani 3 event secara maraton. Dimulai dari Press Launch yang diadakan di Pool-side The Four Season Hotel pada pagi hari Rabu 25 November dan disambung dengan Launch party untuk dealer dan undangan khusus Mazda di malam harinya. Dilanjutkan lagi dengan Public Launch di Senayan City dan Plaza EX mulai tanggal 26 - 29 November. Benar-benar minggu yang melelahkan tapi juga mengasyikan.


Cosina MC 55/1.2 mount PK
Lensa ini sudah lama saya incar, tapi karena langka jadi tidak mudah mendapatkannya, bahkan di ebay. Kebetulan sekali rekan LensaManual.net ada yang punya lensa ini dan menjualnya. Kondisi lensa buatan tahun 90an ini masih baru (New Old Stock). Namun dalam keadaan standar lensa ini tidak bisa digunakan di Canon 5D Mark 2 karena ada aperture lever dan bibir pelindung lensa belakang yang nongol dan mentok ke mirror 5D. Setelah mencari informasi dari flickr, saya berhasil mendapat info bahwa melepas kedua elemen tersebut cukup mudah dan tidak merusak, jadi sewaktu-waktu dapat dikembalikan ke kondisi aslinya. Benar saja, proses modifikasi tidak lebih dari 3 menit dan hanya butuh 1 obeng kacamata untuk melepas mounting. Selanjutnya proses melepas kedua elemen yang mengganggu itu cukup simpel.

Hasil lensa buatan Cosina (pabrik yang awalnya bernama Tomioka dan membuat lensa untuk Carl Zeiss moderen) ini memang stellar! Open wide performanya sudah sejajar dengan hasil Canon EF-L. Tajam, Kontras, Saturasi pas dan bokeh creamy, lebih artistik daripada Canon EF 50/1.2L.






Misfokus... f/1.2 memang idealnya pake tripod. Tangan goyang, titik fokus pun pindah.Anyway, bokehnya dari efek di LED screen, saya suka banget !
Leica Summilux-R 80/1.4


Carl Zeiss Jena Flektogon 20/2.8
PC-Nikkor 28/3.5
Lensa ini saya gunakan untuk produk shot. Saya memainkan efek perspektif bukan supaya benar, tapi justru sengaja distorsi untuk membuat dimensi mobil lebih terlihat lebar.
Lensa TSE atau PC-Nikkor ini selain kemampuan koreksi perspektif, juga bisa distorsi perspektif sesuai keinginan fotografernya. Dengan kreatifitas, lensa ini bisa jadi alat foto yang menarik.
Lensa TSE bisa diatur sudut axisnya. Dilihat dari tiang-tiang dibelakang, perspektif saya distorsi, bukan dibuat tegak lurus, tapi malah dibuat melengkung. Hasilnya, Mazda 2 terlihat lebih kekar sporty. Walau tidak ekstrem seperti Lamborghini di belakangnya.
Helios 40-2 85/1.5
Saya sudah lama tidak bermain dengan lensa superb ini. Hasilnya memang indah. Beratnya yang sekilo gram dan putaran fokus yang lumayan berat bisa bikin tangan saya gemetar jika bermain lama. Tapi hasilnya benar-benar memuaskan.




































