
Sebelum ini saya selalu berpikir bahwa lensa Tilt & Shift adalah lensa yang tidak bisa digunakan handheld. Lensa yang merepotkan. Tapi karena kebetulan ada projek foto interior & exterior gedung, Saya pun harus belajar menggunakan lensa ini.
Untuk projek ini, Saya membawa Canon TSE 24/3.5L. Dan sebagai mainan, kebetulan lensa dari ebay sudah datang... Carl Zeiss Jena Biometar 80/2.8 MC mount P6 berikut adapter Hartblei -EOS yang bisa tilt.
Canon TSE 24/3.5L
Kegunaan lain dari teknik shift adalah untuk membuat foto panorama. Dengan shifting ke kiri dan ke kanankemudian stitch di Photoshop akan menghasilkan foto lebar seperti ini
Membaca dari banyak review, lensa Canon ini bukan lensa TSE yang baik. Performa open-wide nya kurang tajam dan CA yang mengganggu. Untuk foto interior kali ini, karakter foto yang diinginkan adalah tajam keseluruhan, sehingga tidak menjadi kendala karena Saya gunakan bukaan kecil. Dan berdasarkan review, performa optimalnya ada diantara f/11 dan 16.
Shifting atau menggeser posisi lensa terhadap sensor, akan memperbaiki distorsi. Foto diatas ini tanpa shifting.
Koreksi perspektif lebih terasa manfaatnya untuk foto interior karena space terasa lebih lega dan natural,sesuai apa yang terlihat oleh mata.
Tilting atau menekuk posisi lensa menjadi tidak tegak lurus terhadap sensor memberi efek selektif DoF.Dengan efek ini, foto cityscape dari atas akan menjadi seperti miniature atau mainan.

Saya tertarik membeli lensa ini untuk foto portraiture dengan efek selective DoF. Tapi karena belum sempat waktu untuk foto tersebut, maka sementara lensa ini hanya bisa saya test untuk foto Miniature. First impression dari lensa ini adalah tajam dan bokeh yang cantik. Warna khas Carl Zeiss yang warm dan kontras yang pas. Tidak over kontras seperti lensa-lensa Canon EF.




PC-Nikkor 28/3.5


Lensa ini adalah generasi lama dari Nikon. Hanya bisa shift ke satu arah. Jadi untuk shift ke arah yang lain, lensa harus di rotasi. Lensa Nikon ini belum sempat saya mainkan, tapi first impression saya adalah lensa ini kualitas open-wide nya jauh lebih baik daripada Canon TSE 24. Tajam, CA yang masih under control dan kontras yang bagus untuk interior. Masalahnya adalah warna kemerahan khas Nikon yang kurang saya sukai. Namun sedikit sentuhan di Photoshop akan mengatasi itu.






0 komentar:
Poskan Komentar