Sabtu, 21 Februari 2009, Somerset Apartment, Permata Hijau Jakarta.Setelah cukup lama menahan keinginan berfoto-ria karena musim hujan, akhirnya undangan menarik datang juga... Apalagi kali ini Saya ada 2 lensa baru dan beberapa lensa lama yang baru selesai di overhaul. Dan yang paling utama, bodi kamera baru, Canon 50D dengan bantuan focus screen Canon Ef-S Precision Matte.
Foto session berlangsung di 2 lokasi, yaitu indoor di dalam show-unit apartment dan outdoor di pool area yang asri.
Nikkor 28/2.0 Ai






Nikkor 85/1.8 Ai




Nikkor 105/2.5 Ai


Nikkor 105/1.8 AiS
Nah acara hunting ini menjadi ajang pertama untuk memainkan lensa favorit saya ini. Hasilnya memang asli top! 





Carl Zeiss Planar T* 50/1.4 (Contax)
Lensa ini juga baru. Memang pantas lensa ini disebut-sebut sebagai lensa tertajam di kelas 50mm dan salah satu lensa legendaris dari Carl Zeiss.




Carl Zeiss Sonnar T* 135/2.8 (Contax)






Canon Precision Matte Focussing Screen Ef-S
Karena produk ini asli buatan Canon, pemasangannya jadi sangat mudah dan akurat. Tak perlu teknisi. Focus Screen yang dirancang khusus untuk fokusing manual ini menjadikan vewfinder lebih gelap sekitar 20% dibanding aslinya. Karena itulah setting di camera perlu dirubah melalui menu di camera dan tinggal dipilih saja focus screen Ef-S. Sangat mudah. Setting harus dirubah sebagai kompensasi pembacaan meter light yang berubah over.
Di viewfinder, tampilannya tidak berubah. Tidak ada split screen atau kotak-kotak. 9-point focus juga tetap muncul dan berfungsi sesuai aslinya. Yang berbeda adalah Depth of Field lebih terlihat. Jadi kita bisa melihat lebih tegas antara out-focus dan in-focus. Nah inilah yang membuat mudah kita saat fine tuning untuk mendapat fokus yang tepat. Lebih enaknya lagi, saat Selective Focusing di off-center, kita tidak perlu lagi memainkan salah satu dari 9-point selective focus. Cukup anda komposisi di viewfinder dan mainkan fokus sampai objek yang anda ingin fokus menjadi tajam. Di manapun di dalam frame.
Keuntungan lain adalah anda bisa melihat langsung DoF yang diinginkan sesuai bukaan aperture lensa. Untuk bokeh, memang bisa dilihat area Out-of-Fokus nya, tapi karakter bokehnya lensa tidak terlalu pronounced.
0 komentar:
Poskan Komentar