1.2.09

Battle of 50s #7: Carl Zeiss Tessar T* 45/2.8

My Walk-around Manual Lens!

Lensa Zeiss Pancake. Itu adalah istilah untuk lensa yang mungil, ringan tapi bagus ini. Ketebalan lensa tidak lewat 20mm. Focusing dan setting diafragma masih gampang, tapi kesulitannya adalah saat memasang dan melepas dari kamera karena tidak ada grip sama sekali. Apalagi dengan penggunaan adapter ke bodi Canon EOS yang tebalnya hanya 1.5mm.


@ f/2.8

Nah perpaduan bodi EOS 450D yang kecil dengan lensa mungil ini menyenangkan buat Saya. Saat jalan-jalan bersama keluarga, battery grip saya lepas dan di tas kamera kecil saya siapkan diffuser untuk pop-up flash yang murah meriah. Hasilnya? Sebuah DSLR 12mpxl yang efisien (kompak, ringan) buat dibawa2 dan efektif buat street foto karena hasil foto outdoor dan indoor yang jauh lebih bagus daripada saat saya masih menggunakan lensa Canon EF 35/2 sebelumnya.

@ f/4

@ f/4 - misfocus karena si kecil tidak mau diam sebentar untuk di foto

Menurut saya, untuk orang-orang yang sering membawa kamera tapi kurang sreg dengan kamera pocket, kombinasi 450D (atau 1000D), adapter C/Y - EOS yang ada AF chip dan lensa ini merupakan pilihan yang bagus sekali, asalkan mau bermanual ria. Memang harga lensa ini tidak murah, sedikit lebih mahal daripada lensa EF 50/1.4.

@ f/2.8 + pop-up flash + diffuser

SHARPNESS:
Ketajaman lensa 80an ini cukup bagus di bukaan penuh walau muncul sedikit soft-glow. Stop down satu klik di f/4 soft-glow sudah hilang dan crispy sharp di f/5.6. Soft-glow di bukaan penuh hanya muncul untuk objek yang terang dan kontras. Tapi untuk portrait dan penggunaan di lighting biasa (atau bahkan indoor dengan bantuan pop-up flash) hasilnya sangat bagus.

@ f/2.8



@ f/2.8



@ f/4 - detil seperti urat-urat dan rambut-rambut halus jelas terlihat



@ f/5.6


TONE & COLOR:
Kalo masalah ini tidak perlu ragu lagi. Lensa-lensa Carl Zeiss memang dahsyat dalam urusan warna dan gradasi tonalnya. Sebelum memiliki lensa Pancake ini, Saya selalu membawa lensa EF 35/2 saat ada pergi makan keluarga, atau acara keluarga di rumah orang tua. Hasil fotonya sih oke. Tapi setelah memakai lensa Carl Zeiss ini, wah hasilnya beda sekali. Saya cantumkan dibawah sample menggunakan EF 35/2 sebagai perbandingan untuk foto indoor. Keduanya menggunakan pop-up flash yang diberi diffuser.

Canon EF 35/2 + pop-up flash kamera + diffuser

Carl Zeiss Tessar T* + pop-up flash kamera + diffuser yang sama
Detil dan lekukan di wajah lebih tegas. Tone juga lebih matang.

Shot menggunakan pop-up flash kamera + diffuser

Skin tone natural, tidak perlu adjust di photoshop

Tonal warnanya natural dan nyaman dimata

Skin tone - My boy's first day of school... memakai seragam baru

BOKEH:
Lensa bukaan f/2.8 memang hasil bokehnya tidak akan sehebat f/1an. Karakter bokeh Zeiss tetap muncul, walau tidak sehalus Planar T* 50/1.7.


Bokeh @ f/2.8

Bokeh @ f/2.8

Bokeh @ f/2.8

Bokeh @ f/2.8

Carl Zeiss Tessar T* 45/2.8 ini memang bukan lensa koleksi. Lensa ini bagus, tapi hanya sebatas untuk street-photo. Untuk lebih dari itu Carl Zeiss siap dengan lensa yang jauh lebih hebat, seperti Planar T* 50/1.7 atau 50/1.4 yang legendaris. Dan buat saya, saat butuh kamera yang kompak dan ringan untuk dibawa-bawa, lensa ini sekarang menjadi andalan.

5 komentar:

Aloysius mengatakan...

om; klo mau cari lens adapter m42 mount to eos yg af conform dimana ya klo di jakarta? Atau bisa pesan lewat om Bob kah?

Lensa Manual mengatakan...

Memang sulit cari adapter AF chip. Kalau kebetulan anda ke singapore atau malaysia bisa mudah mendapatkan.

Saya nga menjual.. nanti jika saya dengar2 ada yg jual, saya akan kabari anda disini.

Thanks sudah mampir ya
Salam kenal,
bOb

Bimo Wijoseno, Andreas mengatakan...

Salam kenal
salut untuk jerih payahnya berkutat dengan lensa manual

yang saya heran,...
gimana caranya macam-macam lensa masuk ke 450D?

kan mountingnya enggak sama, kok bisa masuk di lensa Pentax juga?
gimana caranya om?

makasih ya blog ini menginspirasi sekali...

Lensa Manual mengatakan...

Sekarang banyak dijual di Indo atau di LN melalui internet, adapter lensa untuk bodi lain merek.

Mungkin untuk lebih jelas, bisa dibaca disini:
http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=3194036495&p=9999

Semoga bisa membantu.
Salam kenal pak Andreas,

bOb

tokex mengatakan...

salam kenal om...

emang zeis keren,
aq si pake manual, tp lom bisa beli zeiss :(